ENERGI DALAM EKOSISTEM (Kelas XII IPA)

Menurut nicianya/jabatannya makhluk hidup dibedakan menjadi produsen, Konsumen, dan Pengurai

  1. Produsen berperan sebagai pengubah senyawa anorganik menjadi senyawa organik melalui proses fotosintesis. Produsen biasanya adalah organisme berklorofil seperti tanaman hijau dan ganggang/ algae. Karena mampu menyusun makanan sendiri maka produsen disebut juga organisme autotrof.
  2. Konsumen berperan sebagai pengubah senyawa organik menjadi senyawa organik yang lain dalam peristiwa makan dimakan. Konsumen terdiri dari :

Herbivora : pemekan tumbuhan

Karnivora : pemakan daging

Omnivora : pemakan segala

Detritivora / detritus/ pemakan sisa organisme. Sisa organisme : kotoran , sampah, dan bangkai)

Karena tergantung organisme lain maka konsumen disebut organisme heterotrof.

3. Pengurai/ Dekomposer berperan sebagai pengubah senyawa organik menjadi anorganik dan dikembalikan ke alam (tanah, air, dan udara) untuk dimanfaatkan oleh produsen. Yang termasuk pengurai adalah bakteri, protozoa, dan jamur.

RANTAI MAKANAN

Proses perpindahan materi dan energi melalui proses makan dimakan disebut rantai makanan. Komponen rantai makanan meliputi produsen, konsumen, dan pengurai. Rantai makanan dibedakan menjadi 2 tipe yaitu :

  1. Tipe herbivora/ tipe perumput yang diawali dengan produsen
  2. Tipe detritivora/ detritus yang dimulai dari sisa organisme (kotoran,  sampak , bangkai)

PIRAMIDA EKOLOGI

Hubungan antara organisme dalam ekosistem secara kuantitatif dinyatakan dalam bentuk diagram piramida ekologi. Hubungan antara organisme tersebut didasarkan pada tingkatan trofik / tingkatan makanan. Contoh :

Gambar Rantai makanan :

Rumput ———>  ulat ————> burung ————->  kucing

Produsen   Konsumen I          Konsumen II                Konsumen III

Tingkat trofik I    Tingkat trofik II   Tingkat trofik III        Tingkat trofik IV

Piramida makanan: Gb

Piramida Ekologi ada tiga macam :

  1. Piramida jumlah
  2. Piramida biomassa
  3. Piramida Energi

Piramida Jumlah : didasarkan pada jumlah organisme pada tiap tingkatan tofik. Dalam perhitungan biasanya produsen jumlahnya paling banyak dan menurun jumlahnya pada Konsumen I, Konsumen II, dan Konsumen selanjutnya.

Contoh rantai makanan:

Padi  —————->ayam ———->ular

1000                   2                      1

Gb. Piramida jumlah 

                            

Kelemahan piramida jumlah adalah bahwa jumlah organisme pada tiap tingkatan trofik tidak menggambarkan besarnya energi.

Piramida Biomassa :

Kelemahan piramida jumlah dapat diatasi dengan piramida biomassa (piramida berat). Massa/ berat organisme tiap tingkatan trofi ditaksir. Idealnya yang digunakan adalah berat kering. Massa organisme diperoleh dari tiap taraf trofik per satuan luas areal atau volum. Biasanya biomassa menurun pada tiap taraf trofi.

Contoh Gambar Piramida biomass.

Piramida biomass memiliki kelemahan karena selalu berubah-ubah tergantung perubahan iklim.

Piramida Energi

Merupakan piramida yang paling ideal untuk menggambarkan kondisi lingkungan karena beberapa keuntungan :

  1. Memperhitungkan kecepatan produksi dan tidak bersifat sesaat
  2. Berat dua species yang sama tidak selalu harus memeiliki besar energi yang sama
  3. Dapat digunakan untuk membandingkan berbagai ekosistem

ALIRAN ENERGI DAN DAUR MATERI

Setiap kelompok organisme yang memiliki sumber makanan tertentu disebut dengan tingkatan trofik.

Aliran energi/arus energi adalah jalur satu arah dari perubahan energi pada suatu ekosistem. Proses aliran ini melalui peristiwa makan dimakan. Aliran energi tergambar sebagai berikut.

Gambar Aliran energi :

Melalui rantai makanan terjadi daur materi/ siklus materi yang dimulai dari produsen, konsumen, dan pengurai. Materi mengalami perputaran dan tidak hilang. Karena perputaran materi melalui makhluk hidup dan komponen abiotik di alam maka sering disebut juga daur biogeokimia. Daur materi/ daur mineral dibagi dalam dua golongan :

  1. Daur materi senyawa, selama perpindahan dalam daur terjadi perubahan wujud/bentuk/fasa namun susunan molekulnya masih sama. Contoh daur air/ hidrologi
  2. Daur materi unsur, selama proses perpindahan melibatkan perubahan bentuk dan ikatan molekul, seperti daur karbon, Nitrogen, Sulfur, dan Phospor.

DAUR BIOGEOKIMIA

Disebut daur biogeokimia karena melibatkan komponen  kimia, fisika, dan biologi

Daur Air / Hidrologi/ H2O

Meliputi proses evaporasi (penguapan yang terjadi selain pada makhluk hidup), transpirasi (penguapan yang terjadi pada makhluk hidup), kondensasi ( terbentuknya awan dan mendung), dan presipitasi (proses kembalinya air ke bumi berwujud air maupun salju),

Gambar Daur Air

Daur Nitrogen (N)

Atmosfer mengandung 79% gas Nitrogen bebas. Nitrogen digunakan untuk membentuk asam amino dan protein. Hanya saja tidak setiap makhluk hidup dapat mengambil nitrogen bebas, hanya beberapa organisme yang dapat mengikat/ menfiksasi  gas N2 (Nitrogen bebas) yang di atmosfer diantaranya adalah bakteri Rhizobium yang bersimbiosis dengan akar kacang-kacangan , ganggang biru seperti Anabaena yang bersimbiosis dengan paku air Azolla pinata dan dengan pakis haji Cycas rumpii. Oleh karenanya banyak organisme tergantung makhluk hidup lain untuk mendapatkan nitrogen. Organisme heterotrof mengambil nitrogen dalam bentuk makanan yang mengandung protein sementara tumbuhan hijau mengambil nitrogen dalam bentuk nitrat. Protein terbentuk melalui proses fotosintesis.

Gambar Daur Nitrogen

Daur Belerang / Sulfur (S)

Sulfur terdapat di kerak bumi dan diambil oleh tumbuhan dalam bentuk sulfat. Sulfur merupakan bahan penting untuk membentuk protein. Hewan dan manusia tergantung pada organisme lain untuk mendapatkan sulfur dalam makanan yang mengandung protein.

Gambar daur Sulfur

Daur Posfor/P

Posfor merupakan unsur yang penting untuk membentuk asam nukleat, protein, ATP(Adenosin Tri Posfat). Tanaman mengambil posfor dalam bentuk posfat sedangkan hewan dan manusia mengambil posfor dalam bentuk makanan yang mengandung protein. Daur posfor adalah satu-satunya daur unsur yang tidak melewati udara, atau tidak dalam bentuk gas.

Gambar daur posfor

Daur Karbon (C) dan daur Oksigen (O)

Dua unsur yang berada dalam satu siklus adalah karbon dan oksigen. Oksigen merupakan gas yang penting sebagai bahan untuk respirasi. Sementara karbondioksida merupakan gas yang penting untuk fotosintesis dan merupakan hasil respirasi. Tanaman mengambil karbon dalam bentuk gas karbondioksida, sedangkan hewan dan manusia mengambil karbon dalam bentuk makanan yang mengandung Karbohidrat, Lemak, dan Protein.

Gambar daur karbon dan Oksigen

About these ads

4 Tanggapan so far »

  1. 1

    bu endang kok gambarnya tidak bisa d copy y?
    yang keluar malah kotaknya saja

  2. 3

    Vio Aldhista said,

    tabel tingkat trofik komponen biotik pada ekosistem darat ada ga.


Comment RSS · TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: